Aku bersyukur bisa menginjakkan kaki di benua biru ini. Seneng banget malah, secara kan ga semua orang dapet kesempatan untuk berkunjung kesana. Emang si aku kesana bukan untuk berwisata, tapi untuk bekerja. Yap, demi segepok euro aku mengadu nasib di eropa. Aku kerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata. Berangkat dari jakarta masi culun, ga tau apa apa. Inget banget waktu itu jam 5 sore dari soetta qatar airways yang pesawatnya super duper gede, extra keren mengantarkan aku terbang ke zurich. Zurich adalah kota besar di swiss. Kota ini terletak di antara pegunungan alpen, kota yang super cantik, super bersih, pusat bisnis dan yang pasti super mahal. Ahahahah....beneran, untuk secangkir black coffe aku musti nebus dengan 6 euro. Sekitar 80 ribu saat itu. Lumayan nyesek si. :-)
Sempet mampir sebentar buat jalan jalan di kota nya. Ngga lama di zurich nya, perjalanan di lanjut naek bus selama 9 jam ke belanda. Yappp..... Belanda, tepatnya dikota yang namanya Arnhem. Sebuah kota yang lumayan besar dideket border dengan german.
Sepanjang perjalanan itu, bus yang aku naikin ngelewati beberapa negara lho. Pertama prancis selatan, terus jerman yang paling lama terus terakhir belanda. Sebuah perjalanan naek bus yang bener bener unforgetable.
Sampe di arnhem tengah malam. Mungkin karena jet lag, aku langsung tepar setepar teparnya....tertidur hingga mungkin 12 jam kemudian. Hahhah......
Itu diatas penampakan kapal tempat aku kerja..... Voila.... Antonio belluci.... Kapal yang ga terlalu besar....cuma 110 ms long dan 11 ms wide... Punya kamar 60 buah. Super modern ( kayaknya si ).
Tar aku ceritain , perjalanan selama di benua eropa, menyusuri sungai rhein, mossel, mainz dan yang pasti kanal kanal super keren yang ada di belanda dan belgia. Maaf ya kalo bahasanya ga nyambung.
Masi belajar nulis si ya.
Love love love you all. :-)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar